Stress dan ketidakpastian di medan perang membuat banyak tentara Amerika Serikat yang mengalami gangguan tidur setelah mereka pulang ke negaranya. Prevalensi gangguan tidur yang amat tinggi pada tentara Amerika yang pulang perang itu itu dilaporkan lewat sebuah abstrak riset yang dipresentasikan dalam SLEEP 2010, pertemuan tahunan Associated Professional Sleep Societies LLC di San Antonio, Texas, Selasa lalu.












