Don't miss

Friday, November 28, 2014

Khamenei: Seluruh Iran Akan Bangkit Tolak Tuntutan Adikuasa


12 Imam ~ "Dalam negosiasi [nuklir], jika hal-hal yang masuk akal diajukan dan aturan yang adil serta bijaksana dibuat, kami akan menyetujuinya. Tapi Iran, dari pejabat sampai rakyat...akan bangkit melawan tuntutan yang berlebihan," kata Ayatullah Khamenei dalam pertemuan dengan anggota Basij (relawan Iran).

Beliau menegaskan bahwa rakyat Iran dan pihak lain dalam negosiasi harus tahu bahwa "jika pembicaraan gagal, yang sangat merugi adalah orang Amerika bukan Iran."

Dalam putaran terakhir pembicaraan sebelum tenggat waktu 24 November, Iran dan kelompok P5 + 1 menggelar perundingan nuklir tertutup yang intens selama seminggu di Wina, Austriademi demi mencapai kesepakatan akhir.

Kedua pihak memutuskan memperpanjang pembicaraan sampai tujuh bulan lagi. Mereka juga sepakat bahwa kesepakatan interim yang ditandatangani di kota Swiss Jenewa November lalu akan berjalan sampai 1 Juli 2015.[IT/r]

PBB Umumkan Keadaan Darurat di Jalur Gaza


12 Imam ~ Badan PBB UNRWA dalam sebuah pernyataan hari Kamis (27/11/14) mentyatakan ratusan warga di lingkungan Sheikh Radwan, kota Gaza telah dievakuasi karena banjir.

Banjir membuat 63 sekolah di seluruh tutup.

"Banjir ini memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah mengerikan di Gaza akibat blokade dan kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya dari serangan terbaru Israel," kata badan PBB itu.

Israel menyerang Gaza pada 8 Juli lalu, menewaskan 2.140 warga Palestina dan melukai 11.000 lainnya. Sekitar 15.600 unit rumah juga rusak dalam serangan itu. [IT/r]

Wednesday, November 26, 2014

PBB: Takfiri ISIS Terima Dana Tebusan 35-45 Juta Dollar


12 Imam ~ Menurut laporan pejabat di PBB bahwa, organisasi Khawarij modern, Negara Islam Irak dan Sham (ISIS) menerima uang tebusan sekitar $35-45 juta yang dibayar untuk pembebasan sandera sepanjang tahun lalu.

Laporan itu diutarakan oleh Justina Lali dalam pertemuan dengan Counter-Terrorism Committee of the Security Council, pada Selasa, 24/11/14, di markas PBB.

Menurut laporan itu, jumlah uang tebusan yang diterima kelompok teroris termasuk ISIS diperkirakan mencapai sekitar $120 juta antara tahun 2004 dan 2012.

Lali lebih lanjut menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir, kelompok-kelompok teror seperti al-Qaeda dan kelompok teroris Takfiri lainnya melakukan berbagai cara penculikan sebagai jalan utama mereka untuk mendapatkan pendapatannya.

Lali menunjukkan, kelompok al-Qaeda menerima $20 juta, uang tebusan hanya di Yaman antara tahun 2011 dan 2013, dan sekitar $ 75 juta hanya di Afrika Utara selama empat tahun terakhir.[IT/Onh/Ass]

Pasukan Bahrain Gerebek Rumah Ulama


12 Imam ~ Pasukan keamanan Bahrain pada Selasa, 24/11/14, menggerebek rumah ulama Syiah Ayatollah Sheikh Issa Ahmed Qassem.

Beberapa saksi mata mengatakan, pasukan rezim bahkan mengambil foto dari kartu ID semua orang yang ada di dalam rumahnya di Diraz, sebelah barat ibukota Manama.

Serangan ke rumah pemimpin spiritual kelompok oposisi al-Wefaq itu terjadi hanya beberapa hari setelah masyarakat ikut dalam pemilihan alternatif yang diselenggarakan oleh partai oposisi utama Bahrain.

Pihak oposisi memboikot pemilihan parlemen yang diadakan pemerintah yang diikuti pemilih paling rendah pada hari yang sama di seluruh kerajaan kecil itu.

Sejak pertengahan Februari 2011, ribuan demonstran menggelar berbagai aksi demonstrasi di jalan-jalan Bahrain, menyerukan keluarga kerajaan untuk menyerahkan kekuasaannya.[IT/r]

Takfiri ISIS Hancurkan Makam Ulama Sunni di Kirkuk


12 Imam ~ Sumber-sumber keamanan di provinsi Kirkuk pada Selasa petang, 24/11/14, menyatakan bahwa elemen-elemen Takfiri ISIS meledakkan sebuah monumen Islam dan makam bersejarah seorang ulama Sunni di desa al-Shabija di Kirkuk selatan.

Menurut pejabat keamanan yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, "Malam ini, ISIS menghancurkan sebuah makam Syekh Saleh di desa al-Shabija, terletak 45 km sebelah selatan dari Kirkuk. Kelompok ISIS menggunakan alat peledak untuk meledakkan monumen Islam dan makam sejarah Sheikh Saleh di mana ribuan muslim berziarah setiap tahunnya".

"Ledakan itu mengakibatkan hancur total makam tersebut tanpa meninggalkan korban nyawa," tambah sumber tersebut. [IT/Onh/Ass]