Don't miss

Wednesday, October 22, 2014

Kepala Polisi Inggris: 5 Warga Inggris Gabung ISIS Per Minggu


12 imam ~ Ia berpendapat, angka ini menunjukkan bahwa "denyut nadi terorisme" di Inggris "semakin kencang dan intens".
 "Kita punya rata-rata lima orang yang bergabung dengan mereka [ISIS] dalam seminggu..." katanya seperti dilansir Press TV.
 Hogan-Howe melanjutkan, mereka itu adalah yang diyakini pergi langsung ke Suriah.
 Tapi, lanjutnya, banyak juga warga Inggris yang pergi ke negara lain dulu baru menuju Suriah dan Irak lewat perbatasan yang penjagaannya lemah.
 Ia juga menyinggung perihal kembalinya militan ke Inggris sebagai sebuah 'resiko bagi komunitas kita". Sejak 2014, kepolisian Metropolitan Inggris sudah menahan 218 kegiatan yang terkait dengan terorisme. Angka ini, kata Hogan-Howe, meningkat 70 % dibanding tiga tahun lalu.[IT/PT/Atn]

Tuesday, October 21, 2014

Rusia Akan Selalu Dukung Pemerintah Irak dan Suriah


Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov telah menyatakan tekad Moskow untuk terus mendukung pemerintah Irak dan Suriah dalam pertempuran yang sedang berlangsung melawan ekstremisme di Timur Tengah. 

"Kami terus membantu pemerintah Irak dan Suriah, serta negara-negara lain di kawasan dalam memerangi ekstremis yang berjuang untuk kekuasaan," kata Lavrov pada hari Senin (20/10/14). 

Dia menambahkan bahwa dukungan Moskow berupa bantuan pengiriman skala besar senjata dan peralatan militer untuk Baghdad dan Damaskus yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas tempur mereka. 

Diplomat Rusia juga mendesak upaya internasional untuk melawan ancaman terorisme. 

Lavrov lebih lanjut menyuarakan kesiapan Moskow untuk membentuk koalisi yang bertugas memerangi kelompok teroris ISIS dengan persetujuan PBB. 

Jika kita berbicara tentang koalisi, maka mari kita membuat koalisi, biarkan Dewan Keamanan PBB membuat keputusan berdasarkan hukum internasional," tegasnya. 

Selain itu, menteri luar negeri Rusia mengatakan bahwa setiap upaya yang ingin melayani "kepentingan geopolitik" dengan kedok memerangi terorisme adalah kebijakan yang tidak benar dan tidak bermoral. 

Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya telah meluncurkan serangan udara terhadap kelompok teroris ISIS di Suriah sejak September. Washington juga telah melakukan serangan udara terhadap ISIS di Irak sejak Agustus.(IT/TGM) 

Monday, October 20, 2014

Suriah: "Kelompok ISIS Ciptaan AS Didanai Qatar dan Saudi"


Duta Besar Suriah untuk India mengatakan bahwa kelompok ISIS adalah hasil dari penemuan Amerika Serikat.

Pernyataan itu dibuat saat konferensi pers yang digelar oleh the Indian Women’s Press Corps di New Delhi, demikian Hindustan Times melaporkan, Ahad, 19/10/14.

"ISIS adalah dongeng ciptaan Amerika yang mendapat dukungan langsung dari Tayyip Erdogan [presiden] Turki dan didanai oleh Arab Saudi dan Qatar," demikian menurut Duta Besar Riad Kamel Abbas. 

"Al-Qaeda muncul di Suriah setelah AS menginvasi Irak. Sebelum itu tidak ada al-Qaeda di Suriah. Jelas bahwa al-Qaeda diciptakan oleh AS dan mendukung ISIS," katanya.

Abbas juga mengatakan bahwa beberapa negara Eropa, termasuk Perancis, Inggris dan Jerman meminta pemerintah Presiden Assad untuk "mengurus" warga Eropa yang pergi untuk perang bersama ISIS.

Negara-negara Eropa memandang bahwa Muslimin Eropa radikal sebagai ancaman keamanan yang telah menerima pengalaman tempur di Suriah, tambah duta be
sar itu.

"Para pemimpin Intelijen negara-negara Eropa datang ke Suriah untuk bertemu dengan pejabat negara," kata Abbas.

Duta besar Suriah juga menyampaikan apresiasi atas sikap pemerintah India yang sampai sejauh ini memilih untuk tidak bergabung dengan koalisi pimpinan Amerika dalam melawan ISIS yang mencakup Qatar dan Arab Saudi, serta banyak negara-negara Eropa dan Timur Tengah lainnya. [IT/Onh/Ass]

Sunday, October 19, 2014

Iran Panggil Duta Pakistan Pasca Insiden Pembunuhan 2 Polisi Perbatasan


12 imam ~ Iran telah memanggil duta besar Pakistan di Teheran untuk membahas serangkaian insiden teroris yang membunuh beberapa penjaga di perbatasan Iran-Pakistan. 

Pada Sabtu malam (18/10/14), Direktur Kementerian Luar Negeri untuk Urusan Asia Barat Rasoul Eslami memprotes fakta bahwa wilayah Pakistan digunakan oleh kelompok-kelompok teroris dan bandit untuk menyerang penjaga di perbata
san Iran, dan meminta Islamabad untuk mengambil tindakan serius untuk mencegah insiden serupa.

Dalam bentrokan terbaru, dua petugas polisi perbatasan Iran tewas dan beberapa lainnya terluka di bagian tenggara Iran pada hari Kamis (16/10/14) dalam konflik bersenjata dengan sekelompok bandit di perbatasan Iran-Pakistan. 
  

"Kami tidak dapat menerima bahwa sejumlah teroris dan bandit memasuki wilayah dan tanah Iran dan membunuh penjaga perbatasan negara kita," kata Eslami kepada Duta Pakistan Noor Mohammad Jadmani. 

"Masalah seperti ini harus dicegah karena dapat membahayakan hubungan persahabatan antara kedua negara, dan kedua belah pihak harus mencari solusi untuk mencegah musuh melakukan aksi brutalnya," ungkap pejabat Iran. 

Jadmani, untuk bagian itu, menyatakan kesedihan atas insiden teroris tersebut dan berjanji untuk menyampaikan isu ini ke Islamabad. 

Iran telah berulang kali mengkritik tetangga timurnya karena gagal mengendalikan para teroris yang menyeberang kembali perbatasan Iran-Pakistan setelah melakukan serangan mereka di tanah Iran.(IT/TGM) (12I)

Saturday, October 18, 2014

Biografi singkat Imam Husein bin Ali a.s.



Imam Husein a.s. adalah putra kedua pasangan Imam Ali a.s. dan Fathimah Az-Zahra` a.s. Ia –berdasarkan pendapat yang masyhur– dilahirkan di Madinah pada tanggal 3 Sya’ban 4 H.

Setelah dilahirkan, Rasulullah SAWW menamainya Husein. Setelah itu, ia menciumnya dan menangis seraya berkata: “Musibah besar telah menunggumu. Semoga Allah melaknat pembunuhmu”.
Ia lebih dikenal dengan sebutan Mishbaahul Hudaa, Safiinatun Najaah, Sayyidusy Syuhadaa` dan Abu Abdillah.

Mas’udi menulis: “Imam Husein a.s. hidup bersama Rasulullah SAWW selama tujuh tahun. Selama masa itu, Rasulullah SAWW sendirilah yang memberikan makan, mengajarinya ilmu dan etika”.

Kecintaan Rasulullah SAWW kepadanya membuatnya tidak tahan melihat penderitaan yang akan menimpa Husein kecil.

Suatu hari Rasulullah SAWW sedang melewati rumah Fathimah Az-Zahra` a.s. Ia mendengar suara tangisan Husein. Langsung ia masuk ke rumah Fathimah a.s. seraya berkata kepada putrinya: “Apakah engkau tidak tahu bahwa tangisan Husein sangat membuatku risau?” Setelah berkata begitu, ia menciumnya seraya berkata: “Ya Allah, aku sangat mencintai anak ini. Oleh karena itu, cintailah dia”.

Hadis yang berbunyi: “Husein adalah dariku dan aku dari Husein, Allah mencintai orang yang mencintai Husein”, dan “Husein adalah cucuku” hadits ini diterima oleh Syi’ah dan Ahlussunnah.

Sepeninggal Rasulullah SAWW, selama tiga puluh tahun ia selalu setia menemani sang ayah menghadapi segala problema yang menyita segala hidupnya waktu itu.

Sepeninggal sang ayah, ia juga tetap setia menemai saudaranya Imam Hasan a.s. selama sepuluh tahun. Dan setelah Imam Hasan a.s. syahid pada tahun 50 H., selama sepuluh tahun ia mengadakan penelitian terhadap segala problema yang terjadi di masanya dan berulang kali ia mengadakan perlawanan terhadap Mu’awiyah. Setelah Mu’awiyah mati, ia dengan berani menentang Yazid dan menolak untuk berbai’at dengannya. Akhirnya, pada bulan Muharam 61 H. ia bersama segenap keluarga dan para pengikutnya yang setia meneguk cawan syahadah di padang Karbala`.

Husein a.s. adalah seorang teladan yang berkepribadian mulia. Namanya selalu dikenang bersama keberanian, anti kelaliman dan penuh gelora untuk melawan segala manifestasi kezaliman.