Don't miss

Friday, November 21, 2014

Tak Peroleh Senjata Cukup, Kurdi Irak Salahkan Barat


12 Imam ~ Presiden KRG Masoud Barzani mengkritik Barat dan koalisi pimpinan AS karena tidak memberikan pasukan Peshmerga Kurdi dengan senjata berat untuk membantu mereka melawan ISIS.

Barzani menekankan bahwa pasukan Kurdi membutuhkan helikopter dan senjata berat. "Pasukan Peshmerga harus dilengkapi dengan senjata canggih agar dapat  menghada
pi ISIS dan membela Kurdistan, Irak dan masyarakat internasional karena tindakan teroris sedang mengancam seluruh dunia," kata Hamid Bafi, seorang anggota parlemen Kurdi.

"Oleh karena itu, kami membutuhkan peralatan dan amunisi. Namun, masyarakat internasional harus membantu kami..." tambahnya.

Kekuatan Barat melihat pejuang Peshmerga sebagai kekuatan penting dalam pertempuran melawan ISIS. Inggris, Perancis, Jerman dan negara-negara lain mulai mempersenjatai para pejuang Kurdi di awal perjuangan mereka melawan militan. Mereka juga berjanji akan memberi Peshmerga dengan senjata canggih. Tapi janji tinggal janji.

Teroris ISIS saat ini menguasai sejumlah wilayah di Suriah dan Irak. Di sana, mereka melakukan kejahatan keji seperti eksekusi massal dan pemenggalan kepala penduduk lokal atau warga asing.[IT/r]

Wednesday, November 19, 2014

Kerry: AS Harus Terlibat Dalam Krisis Timur Tengah


12 Imam ~ Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan Amerika Serikat harus terlibat dalam krisis Timur Tengah karena kejahatan keji yang dilakukan oleh kelompok teroris ISIS. 

"Kami harus terlibat di wilayah ini, demi kepentingan keamanan nasional dan perekonomian kami," kata Kerry pada forum kebijakan tahunan Washington, yang diselenggarakan oleh penerbit majalah Foreign Policy. 

"Amerika Serikat tidak mencari musuh di Timur Tengah. Namun dalam beberapa kasus musuh datang mencari kita," tambahnya, Senin (17/11/14). 

Diplomat tertinggi AS juga memperingatkan bahwa ISIS bisa tumbuh dan menyebar dan mengambil alih beberapa wilayah di Irak dan Suriah." 

Pernyataan itu dibuat sehari setelah eksekusi seorang warga Amerika Peter Kassig dipenggal oleh militan ISIS. 

Kerry mengatakan para pemimpin ISIS menganggap bahwa dunia akan takut untuk melawan mereka (ISIS)." 

"Tapi mari kita perjelas: Kami tidak terintimidasi ... teman-teman dan mitra kami tidak terintimidasi," ungkapnya. 

Dia mengatakan bahwa kelompok teroris itu telah menjadi ancaman bagi kepentingan inti Amerika.(IT/TGM)

Tuesday, November 18, 2014

Ayatullah Khamenei: Musuh Sebar Islamophobia


12 Imam ~ Dalam upacara kelulusan Akademi Militer Imam Ali pada Senin (17/11/14) di Tehran, Ayatullah Khamenei mengatakan bahwa musuh menggunakan segala kekuatan -- seni, politik, militer -- agar suara Islam murni tidak bisa didengar.

Beliau mengatakan musuh mempromosikan Islamofobia dengan menciptakan kelompok-kelompok bersenjata yang melakukan pembantaian warga sipil atas nama Islam.

Ayatullah Khamenei menekankan kekuatan tirani global sangat khawatir atas kekuasaan Islam. Itulah sebabnya mereka melakukan semua kemampuan mereka untuk menyebarkan Islamophobia di seluruh dunia.

Beliau mengatakan bahwa Islam menyampaikan pesan kesejahteraan, martabat, kehormatan dan kedamaian bagi umat manusia tapi kekuatan tirani berusaha mencegah masuknya pesan nyata Islam ke negara-negara lain.[IT/r]

Monday, November 17, 2014

Anggota Parlemen Afghanistan Lolos dari Serangan Bunuh Diri



12 Imam ~ Shukria Barakzai sedikit terluka dalam serangan hari Minggu (16/11/14) saat kendaraannya menuju parlemen, juru bicara kementerian dalam negeri, Sediq Sediqqi, mengatakan.


Tiga orang, termasuk seorang gadis muda, tewas, sementara 17 lainnya terluka, katanya.

Penyerang berada di sebuah mobil yang berusaha menghentikan kendaraan Barakzai. Penyerang kemudian meledakkan bom yang terdengar di seluruh ibu kota, kata Sediqqi.

Menteri Dalam Negeri Mohammad Umar Daudzai mengunjungi Barakzai di rumah sakit, tambah Sediqqi. Sopir Barakzai juga terluka dan dirawat di rumah sakit.

Barakzai, 42, adalah pendukung terkemuka HAM dan media kebebasan perempuan. Ia menjadi anggota parlemen selama 10 tahun dan karyanya mendapat sejumlah penghargaan internasional.

Ia pernah mengatakan sudah sering menerima ancaman kematian.

Afghanistan kini bergulat dengan pemberontakan Taliban yang pekan lalu melakukan upaya pembunuhan serupa terhadap kepala polisi Kabul Jenderal Mohammad Zahir Zahir.[IT/r]

Thursday, November 13, 2014

Dua Senator AS Pro Israel Ancam Iran


12 Imam ~ Senator dari kubu Demokrat, Bob Menendez dan Senator dari kubu Republik Mark Kirk membuat ancaman dalam sebuah pernyataan bersama yang dirilis hari Rabu (12/11/14).

Pernyataan itu mengklaim bahwa kesepakatan itu harus "membongkar" program nuklir Iran dan mampu mencegah Tehran menjadi "negara senjata nuklir."

Keduanya juga mengatakan jika kesepakatan tidak memenuhi tuntutan mereka, mereka akan mengambil tindakan seperti yang mereka lakukan di masa lalu.

Ancaman itu muncul setelah tiga hari perundingan antara delegasi Iran dan enam kekuatan dunia di Muscat, ibukota Oman.

Salah satu agenda pembicaraan Muscat adalah volume pengayaan uranium Iran dan jadwal  penghapusan sanksi anti-Iran.

Kedua senator AS itu juga berharap mereka dapat mencari dukungan sikap anti-Iran mereka di Senat yang didominasi oleh Partai Republik.[IT/r]